site stats Cara Membuat Coil Vape | Thegistsmag.com

Home | Tutorial | Cara Membuat Coil Vape

Cara Membuat Coil Vape

Cara Membuat Coil Vape yang Mudah dan Efektif

Apakah Anda seorang penggemar rokok elektronik atau vape? Jika iya, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah coil vape. Coil vape merupakan komponen penting dalam rokok elektronik yang berfungsi sebagai pemanas untuk mengubah cairan menjadi uap yang dapat dihirup. Dengan menggunakan coil yang tepat, Anda bisa mendapatkan pengalaman vaping yang lebih baik dan memuaskan.

Bahan dan Proses Pembuatan Coil Vape  RELX
Bahan dan Proses Pembuatan Coil Vape RELX

Membuat coil vape sendiri juga menjadi tren di kalangan para vaper. Selain dapat menghemat biaya, membuat coil vape juga memberikan kepuasan tersendiri karena Anda bisa menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan dan selera pribadi. Namun, bagi pemula, membuat coil vape mungkin terlihat rumit dan membingungkan. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap cara membuat coil vape yang mudah dan efektif.

Jenis-jenis Coil Vape

Sebelum memulai pembahasan tentang cara membuat coil vape, penting untuk mengetahui beberapa jenis coil vape yang umum digunakan oleh para vaper. Berikut adalah beberapa jenis coil vape yang perlu Anda ketahui:

1. Single Coil: Jenis ini merupakan tipe coil yang paling sederhana dan paling umum digunakan oleh para vaper. Single coil terdiri dari satu kawat penghantar yang dililitkan sedemikian rupa pada bagian kapas. Kelebihan dari single coil adalah mudah dibuat dan memberikan rasa yang cukup baik.

2. Dual Coil: Seperti namanya, dual coil terdiri dari dua kawat penghantar yang dililitkan pada bagian kapas. Jenis ini memberikan produksi uap yang lebih besar dan rasa yang lebih intens dibandingkan dengan single coil. Namun, dual coil memerlukan daya yang lebih besar dan lebih rumit dalam pembuatannya.

3. Clapton Coil: Clapton coil merupakan jenis coil vape yang terbuat dari kawat penghantar dengan lilitan tambahan berbentuk kawat spiral. Jenis ini memberikan rasa yang lebih baik dan produksi uap yang lebih intens. Clapton coil sering digunakan oleh para vaper yang mencari rasa yang lebih kaya dan kompleks.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

Sebelum memulai proses pembuatan coil vape, pastikan Anda telah menyiapkan semua bahan dan alat yang diperlukan. Berikut adalah daftar bahan dan alat yang Anda butuhkan:

1. Kawat Penghantar: Pilihlah kawat penghantar yang sesuai dengan kebutuhan dan selera Anda. Biasanya, kawat penghantar yang digunakan dalam coil vape adalah kawat kanthal atau stainless steel.

2. Kapas: Kapas digunakan sebagai media penyerapan cairan pada coil vape. Anda bisa memilih jenis kapas organik seperti kapas Jepang atau kapas bacon.

3. Pinset: Pinset digunakan untuk menggulung kawat penghantar menjadi coil yang diinginkan.

4. Tang Potong: Tang potong berguna untuk memotong kawat penghantar yang sudah dililitkan.

5. Ohmmeter: Ohmmeter digunakan untuk mengukur resistansi coil vape yang telah dibuat.

6. Penyemprot Air: Penyemprot air digunakan untuk membersihkan coil vape sebelum digunakan.

Langkah-langkah Pembuatan Coil Vape

Setelah semua bahan dan alat telah siap, Anda bisa memulai proses pembuatan coil vape. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti:

1. Rendam Kapas: Sebelum membuat coil, rendam kapas organik dalam cairan e-liquid selama beberapa menit. Hal ini dilakukan agar kapas menjadi lebih lentur dan mudah dibentuk.

2. Gulung Kawat Penghantar: Ambil kawat penghantar sesuai dengan panjang yang diinginkan. Gunakan pinset untuk menggulung kawat penghantar menjadi coil yang rapat dan rapi.

3. Potong Ujung Kawat: Setelah coil selesai digulung, gunakan tang potong untuk memotong ujung kawat penghantar yang masih melebihi panjang yang diinginkan.

4. Pasang Coil ke RDA: Pasang coil yang telah dibuat ke dalam RDA (Rebuildable Dripping Atomizer). Pastikan coil terpasang dengan rapat dan tidak ada yang kendur.

5. Bakar Coil: Nyalakan mod vape Anda dan bakar coil selama beberapa detik hingga coil berubah menjadi merah. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran dan bahan kimia yang mungkin ada pada coil.

6. Pasang Kapas: Setelah coil terbakar dengan baik, pasang kapas organik yang sudah direndam pada bagian tengah coil. Pastikan kapas terpasang dengan pas dan tidak mengganggu jalannya udara.

7. Uji Resistansi: Gunakan ohmmeter untuk mengukur resistansi coil yang telah Anda buat. Pastikan resistansi coil sesuai dengan batas yang ditentukan oleh mod vape Anda.

8. Bersihkan Coil: Terakhir, semprotkan air pada coil untuk membersihkannya dari sisa-sisa e-liquid yang mungkin masih menempel. Bersihkan juga RDA dari kotoran dan residu yang ada.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membuat coil vape sendiri dengan mudah dan efektif. Pastikan Anda selalu memperhatikan faktor keamanan dan kebersihan saat membuat coil vape. Selain itu, eksperimenlah dengan berbagai jenis coil dan cara pengaturan untuk mendapatkan pengalaman vaping yang sesuai dengan selera Anda. Selamat mencoba!

Bagikan:
Ionania

Hanya Blogger Kampung yang suka dengan dunia teknologi, sedang membangun media informasi sekala internasional.

Leave a Comment