site stats Cara Membuat Scatter Plot Di Excel | Thegistsmag.com

Home | Tutorial | Cara Membuat Scatter Plot Di Excel

Cara Membuat Scatter Plot Di Excel

Cara Membuat Scatter Plot di Excel

Scatter plot adalah salah satu jenis grafik yang digunakan untuk memvisualisasikan hubungan antara dua variabel. Grafik ini menggunakan titik-titik yang mewakili data pada sumbu x dan y. Scatter plot berguna dalam menganalisis korelasi antara dua variabel dan mengidentifikasi pola atau tren yang mungkin ada dalam data. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang cara membuat scatter plot di Excel.

Langkah-langkah Membuat Scatter Plot di Excel

1. Menyiapkan Data

Scatter Diagram, Cara Membuatnya  My Dream
Scatter Diagram, Cara Membuatnya My Dream

Langkah pertama dalam membuat scatter plot di Excel adalah menyiapkan data yang akan digunakan. Data ini harus berisi dua variabel yang akan diplot pada sumbu x dan y. Misalnya, kita akan menggunakan data penjualan dan biaya iklan untuk membuat scatter plot yang menunjukkan hubungan antara penjualan dan biaya iklan.

2. Membuka Excel dan Membuat Grafik

Setelah data disiapkan, buka Excel dan buatlah sebuah lembar kerja baru. Pada lembar kerja tersebut, masukkan data penjualan dan biaya iklan pada kolom yang sesuai. Pastikan data tersebut diurutkan dengan benar. Setelah itu, pilih sel-sel yang berisi data tersebut dengan menahan tombol Ctrl dan mengklik sel-sel yang diinginkan.

Setelah sel-sel terpilih, klik tab Insert di bagian atas layar. Di dalam tab Insert, Anda akan menemukan berbagai jenis grafik yang bisa dipilih. Klik ikon Scatter untuk membuat scatter plot.

3. Menyesuaikan Scatter Plot

Setelah Anda mengklik ikon Scatter, Excel akan membuat scatter plot secara otomatis menggunakan data yang telah Anda pilih sebelumnya. Namun, grafik ini mungkin perlu disesuaikan agar lebih mudah dipahami dan terlihat lebih menarik.

Anda dapat mengklik grafik dan menggunakan opsi Design dan Format di bagian atas layar untuk menyesuaikan tampilan scatter plot. Misalnya, Anda dapat mengubah judul grafik, menambahkan label pada sumbu x dan y, atau mengubah skala sumbu.

Contoh Penggunaan Scatter Plot di Excel

Scatter plot sangat berguna dalam berbagai bidang, seperti ilmu sosial, ekonomi, dan ilmu alam. Misalnya, dalam penelitian sosial, scatter plot dapat digunakan untuk memvisualisasikan hubungan antara pendapatan dan tingkat pendidikan. Dalam bidang ekonomi, scatter plot dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengangguran dan inflasi.

Dalam ilmu alam, scatter plot sering digunakan untuk memvisualisasikan hubungan antara dua variabel. Misalnya, dalam penelitian cuaca, scatter plot dapat digunakan untuk memplot suhu dan kelembapan, dan melihat apakah ada hubungan antara kedua variabel tersebut.

Scatter plot juga dapat digunakan untuk memvisualisasikan hasil percobaan ilmiah. Misalnya, jika Anda sedang melakukan percobaan untuk menguji pengaruh suhu terhadap laju reaksi kimia, Anda dapat menggunakan scatter plot untuk memplot suhu pada sumbu x dan laju reaksi pada sumbu y.

Dalam dunia bisnis, scatter plot dapat digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel-variabel yang mempengaruhi kinerja perusahaan. Misalnya, scatter plot dapat digunakan untuk memplot pendapatan dan biaya iklan, dan melihat apakah ada hubungan antara biaya iklan dan pendapatan.

Dalam kesimpulan, scatter plot adalah salah satu alat yang berguna untuk memvisualisasikan hubungan antara dua variabel. Dalam Excel, Anda dapat dengan mudah membuat scatter plot dengan mengikuti langkah-langkah di atas. Dengan membuat scatter plot, Anda dapat menganalisis korelasi antara dua variabel dan mengidentifikasi pola atau tren dalam data Anda.

Bagikan:
Ionania

Hanya Blogger Kampung yang suka dengan dunia teknologi, sedang membangun media informasi sekala internasional.

Leave a Comment