site stats Cara Menghitung Ukuran Kabel 3 Phase | Thegistsmag.com

Home | Tutorial | Cara Menghitung Ukuran Kabel 3 Phase

Cara Menghitung Ukuran Kabel 3 Phase

Cara Menghitung Ukuran Kabel 3 Phase

Penggunaan kabel 3 phase sangat umum dalam instalasi listrik industri dan komersial. Kabel ini digunakan untuk mentransfer arus listrik yang lebih besar dan lebih efisien dibandingkan dengan kabel single phase. Namun, untuk memilih ukuran yang sesuai dengan kebutuhan, diperlukan perhitungan yang akurat. Artikel ini akan membahas secara detail tentang cara menghitung ukuran kabel 3 phase yang diperlukan dalam instalasi listrik.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ukuran Kabel 3 Phase

Cara Menghitung Ukuran Kabel Listrik Yang Benar  ATS Official
Cara Menghitung Ukuran Kabel Listrik Yang Benar ATS Official

Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat menghitung ukuran kabel 3 phase. Faktor ini akan mempengaruhi kapasitas dan efisiensi kabel yang digunakan. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu diperhatikan:

1. Arus Listrik

Salah satu faktor terpenting dalam menghitung ukuran kabel 3 phase adalah arus listrik yang akan digunakan dalam sistem. Arus listrik ini akan mempengaruhi kemampuan kabel dalam menyalurkan energi listrik tanpa mengalami overheat atau kebocoran arus. Arus listrik dapat dihitung dengan rumus:

I = P / (√3 × V × Cos φ)

Dimana,
I adalah arus listrik,
P adalah daya listrik,
V adalah tegangan listrik, dan
Cos φ adalah faktor daya.

2. Panjang Kabel

Panjang kabel juga merupakan faktor penting dalam penghitungan ukuran kabel 3 phase. Semakin panjang kabel, semakin besar resistansi yang harus diatasi oleh arus listrik. Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan panjang total kabel yang diperlukan dalam instalasi listrik.

3. Tegangan Jatuh

Tegangan jatuh adalah penurunan tegangan listrik yang terjadi ketika arus melewati kabel. Semakin besar arus yang mengalir melalui kabel, semakin besar tegangan jatuh yang akan terjadi. Tegangan jatuh yang terlalu besar dapat menyebabkan peralatan listrik tidak bekerja secara optimal dan merusak sistem secara keseluruhan. Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan tegangan jatuh yang dapat diterima dalam instalasi.

Rumus Perhitungan Ukuran Kabel 3 Phase

Setelah mempertimbangkan faktor-faktor di atas, diperlukan rumus untuk menghitung ukuran kabel 3 phase yang sesuai. Berikut adalah rumus yang dapat digunakan:

A = (√3 × I × L × ρ) / (K × ΔV)

Dimana,
A adalah luas penampang kabel (mm²),
I adalah arus listrik (A),
L adalah panjang kabel (m),
ρ adalah resistivitas kabel (ohm·mm²/m),
K adalah faktor koreksi, dan
ΔV adalah tegangan jatuh yang dapat diterima (V).

Rumus di atas memberikan nilai luas penampang kabel yang diperlukan untuk mengalirkan arus listrik yang sesuai dengan faktor-faktor yang telah dipertimbangkan sebelumnya.

Kesimpulan

Dalam instalasi listrik 3 phase, pemilihan ukuran kabel yang tepat sangat penting. Untuk itu, perhitungan yang akurat harus dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti arus listrik, panjang kabel, dan tegangan jatuh. Dengan menggunakan rumus perhitungan yang tepat, ukuran kabel 3 phase yang sesuai dapat dipilih untuk memastikan instalasi listrik berjalan dengan efisien dan aman.

Bagikan:
Ionania

Hanya Blogger Kampung yang suka dengan dunia teknologi, sedang membangun media informasi sekala internasional.

Leave a Comment